Senyum esok pagi

Leave a comment

​Hari begitu lambat
Gerimis menambah kerisauan hati
Malam pun enggan tersenyum
Meringkuk tersudut dalam penantian

Menanti senyum esok pagi
Membawa rindu yang tersimpan
Membasuh resah dalam jiwa
Membuyarkan segala impian yang terpendam

Merpati

Leave a comment

Satu hari kembali pergi
Seperti halimun yang memudar
Kembali berkawan dalam tanya

Esok kembali datang memberi ruang
Mencoba laraskan harap dan jawab
Mungkinkah merpati kan hadir…?

Dia

Leave a comment

Terbawa pagi menjelang siang
Berjalan, berlari kadang berhenti
Cermin jiwa rapuh yang terkikis naluri

Ia hanya anak manusia biasa
Bebas bergurau, bercanda dan menangis
Walau terkadang bertanya-tanya

Cermin

Leave a comment

 

Gambaran samar itu terlihat jelas
Suatu pertanda penuh dengan makna
Mengajakku tuk tak berpaling
Mengikat, menutup, membelenggu pikiranku

Kuusap tiap noda yang tertinggal
Kutiup tiap debu yang tersisa
Sudah saatnya cermin itu kubawa pulang
Kutempatkan dalam ruang keabadian

Masih ada jalan

Leave a comment

Mendung menyapa hari
Titipkan tegur sapa
Uraikan maksud dan arti
Endapkan dalam jiwa

Menarilah tuk sejenak
Walau jarak terbentang
Tawa ceria akan tetap ada
Bernyanyilah bahagiakan hati

Pandanganku melintasi waktu
Rinduku akan kembali pulang
Tetap masih ada jalan, sayang..
Perjalanan ini belum berakhir

Tanpa makna

Leave a comment

Termenung dalam ruang kosong
Semilir angin mengajak berlari
Sesekali kuintip jendela itu
Sepasang kupukupu pun tetap bercengkrama

Kuteguk segelas air putih ini
Mengalir basahi tiap sudut dalam raga
Saatnya bangkit dan kembali berjalan
Susuri kursikursi kayu dan meja kehidupan

Diam

Leave a comment

Telinga mendengar sayup nada cinta
Kicauan burung coba samarkan arah
Detak jantung yang berpacu cepat dan menderu
Mencoba mendekap kilatan cahaya yang sesekali tampak

Menapaki jalan beku sisa hujan kemarin malam
Sepatu lusuh berhias lumpur yang mengering
Kini terpaku diam di ujung jalan
Meratapi cinta yang terbuang percuma

Older Entries