Kembali

Leave a comment

Wangi yang terurai menusuk kalbu
Menjamah tiap nadi dalam relung jiwa ini
Bulirbulir cinta yang telah lama usai
Kembali merasakan denyutnya

Memahami arti dalam secuil rindu
Gelora rasa melebur lintasi wangi
Ingin rasanya lepaskan dan berlari
Kembali endapkan hasrat sang rasa

Namun hati kecil ini tetap meragu
Ingin alirkan diri dan kembali menjadi arti
Mungkin sudah saatnya tuk kembali arungi
Kembali berlayar membelah rahasia dunia

Redam sisa perih dan biarkan berlalu
Aroma cinta ini kembali memecah sunyi
Membentuk nyata semua mimpi ini
Kembali menapak pasti tepiskan tanya

Jalani dan sisakan sedikit waktu
Hingga semua wangi ini teresapi
Terbuai hangat dalam pertautan hati
Kembali bersanding dalam rasa

Tumpahkan seluruh hasrat rindu
Menghentak keras dalam tiap insani
Biarkan terbingkai manis dalam relung hati
Kembali rasakan kecup hangat cinta

Senyum esok pagi

Leave a comment

​Hari begitu lambat
Gerimis menambah kerisauan hati
Malam pun enggan tersenyum
Meringkuk tersudut dalam penantian

Menanti senyum esok pagi
Membawa rindu yang tersimpan
Membasuh resah dalam jiwa
Membuyarkan segala impian yang terpendam

Merpati

Leave a comment

Satu hari kembali pergi
Seperti halimun yang memudar
Kembali berkawan dalam tanya

Esok kembali datang memberi ruang
Mencoba laraskan harap dan jawab
Mungkinkah merpati kan hadir…?

Dia

Leave a comment

Terbawa pagi menjelang siang
Berjalan, berlari kadang berhenti
Cermin jiwa rapuh yang terkikis naluri

Ia hanya anak manusia biasa
Bebas bergurau, bercanda dan menangis
Walau terkadang bertanya-tanya

Cermin

Leave a comment

 

Gambaran samar itu terlihat jelas
Suatu pertanda penuh dengan makna
Mengajakku tuk tak berpaling
Mengikat, menutup, membelenggu pikiranku

Kuusap tiap noda yang tertinggal
Kutiup tiap debu yang tersisa
Sudah saatnya cermin itu kubawa pulang
Kutempatkan dalam ruang keabadian

Masih ada jalan

Leave a comment

Mendung menyapa hari
Titipkan tegur sapa
Uraikan maksud dan arti
Endapkan dalam jiwa

Menarilah tuk sejenak
Walau jarak terbentang
Tawa ceria akan tetap ada
Bernyanyilah bahagiakan hati

Pandanganku melintasi waktu
Rinduku akan kembali pulang
Tetap masih ada jalan, sayang..
Perjalanan ini belum berakhir

Tanpa makna

Leave a comment

Termenung dalam ruang kosong
Semilir angin mengajak berlari
Sesekali kuintip jendela itu
Sepasang kupukupu pun tetap bercengkrama

Kuteguk segelas air putih ini
Mengalir basahi tiap sudut dalam raga
Saatnya bangkit dan kembali berjalan
Susuri kursikursi kayu dan meja kehidupan

Older Entries