​Dingin ini tak menentu
Merasuk dalam tiap sela nadi
Menusuk jauh tepat dijantung hati

Besar kecil tidak bertemu
Mencari pembenaran tanpa arti
Sebentar berteriak sebentar sunyi

Burung” malam telah berlalu
Hanya satu yang masih bersembunyi
Kan kutawarkan seteguk aroma kopi