Termenung dalam ruang kosong
Semilir angin mengajak berlari
Sesekali kuintip jendela itu
Sepasang kupukupu pun tetap bercengkrama

Kuteguk segelas air putih ini
Mengalir basahi tiap sudut dalam raga
Saatnya bangkit dan kembali berjalan
Susuri kursikursi kayu dan meja kehidupan