Pada perjalanan aku kali ini, aku bersama beberapa teman mencoba menelusuri berbagai tempat di daerah ujung genteng yang berada di pesisir Jawa Barat. Perjalanan dimulai dari Jakarta pada tanggal 27 Juli 2010 pukul 11:30 malam. Kami sengaja memulai berkendaraan pada malam hari untuk menghindari kemacetan. Setelah berkendaraan selama 5 setengah jam kami tiba di kecamatan Surade kabupaten Sukabumi. Setiba di kecamatan ini kami beristirahat sejenak untuk melepas lelah sambil menikmati teh hangat dan kopi.

curug cikaso Setelah hari mulai terang sekitar pukul 06:30, kami melanjutkan perjalanan menuju curug Cikaso sebagai tujuan pertama kami. Untuk menuju lokasi ini kami menyewa perahu dan kebetulan karena masih musim penghujan debit air pada curug ini sangat besar. Pada curug Cikaso ini terdapat 3 buah aliran air yang berdampingan dan keindahannya tetap sama dengan saat pertama kali aku datang ketempat ini, namun disayangkan lokasi di curug ini mulai kotor dengan banyaknya sampah dan tempat-tempat berjualan yang mulai menjamur di lokasi ini.

curug cigangsa Setelah puas menikmati keindahan curug Cikaso pada pukul 08:00 kami melanjutkan perjalanan menuju curug Cigangsa dan sebelum menuju curug Cigangsa ini kami sempatkan untuk sarapan di daerah Surade. Setelah menempuh perjalanan selama 1 jam kami tiba di curug Cigangsa. Untuk menuju curug Cigangsa ini kami menyebrangi sungai cigangsa ini dengan berhati-hati, hal ini dikarenakan juga dengan tingginya debit air pada sungai ini. Kami berjalan melalui ladang penduduk dan turun melalui jalan setapak untuk mencapai lokasi curug ini. Curug Cigangsa ini masih lebih baik dibandingkan dengan curug Cikaso karena tidak ada tumpukan sampah di tempat ini, namun mungkin pengelolaan rute menuju lokasi curug ini yang harus diperbaiki dan ditingkatkan oleh masyarakat setempat.

pantai mina Setelah selesai mengunjungi curug Cigangsa, pada pukul 11:30 kami menuju pantai Mina dan tiba di pantai ini pada pukul 12:30. Setelah berfoto-foto sejenak di pantai Mina ini kami melanjutkan perjalanan menuju Ujung Genteng dan tiba pada pukul 14:00. Dan kami sempatkan mampir di warung makan di sekitar pantai untuk menyantap makan siang. Setelah menikmati makan siang kami menuju ke penginapan dan penginapan yang kami pilih adalah pondok Hexa dan beristirahat setelah lelah menempuh perjalanan panjang.

pantai cibuaya Pada sore hari kami menuju pantai Cibuaya untuk menikmati suasana pantai dan sunset tentunya. Lama perjalanan dari pondok Hexa ke pantai Cibuya sekitar 40 menit dengan mengendarai mobil. Setiba di pantai Cibuya tampak juga beberapa turis asing sedang asik bermain surfing dan juga banyak turis-turis lokal yang sedang menikmati keindahan pantai Cibuya pada sore hari ini. Dan pada pukul 18:30 kami kembali ke penginapan untuk beristirahat karena jadwal kami esok hari sangat padat, yaitu mengunjungi tempat-tempat tersembunyi yang memang sejak awal kami rencanakan.

curug ciruti Pada tanggal 29 Juli 2010 pukul 09:00 kami meninggalkan peginapan dan menuju Curug Ciruti dengan waktu tempuh sekitar 2 jam perjalanan. Untuk menuju lokasi curug ini kami melalui pematang sawah penduduk yang semakin lama semakin turun dan curam dan setelah berjalan kaki sekitar 1 jam perjalanan kami tiba di curug Ciruti ini. Curug Ciruti ini nampak indah dan mempesona saat kami pertama kali mencapainya. Kami pun segera mengabadikan foto-foto curug Ciruti ini dikarenakan hari semakin siang dan kami pun harus menuju ke lokasi lain yang tidak kalah indahnya.

bendungan ciletuhcurug sodong & curug cikantekmenuju curug sodong & curug cikanteh Pada pukul 11:45 kami melanjutkan perjalanan menuju curug Sodong dan curug Cikantek, dalam perjalanan menuju ke 2 curug ini kami melalui bukit Panenjoan, dan pemandangan perbukitan yang sangat indah juga jalan yang kami lalui sangat berliku dan banyak juga beberapa bagian jalan yang rusak. Sebelumnya kami sempatkan mampir sejenak di bendungan Ciletuh untuk berfoto-foto. Setelah menempuh 2 jam perjalanan kami akhirnya tiba di desa terakhir untuk menuju curug tersebut. Setelah menyiapkan logistik untuk dibawa dan guide lokal sebagai pemandu, maka kami memulai perjalanan menuju curug sodong dan curug cikantek.

curug ngelai Tujuan pertama kami adalah curug Cikantek hal ini dikarenakan lokasinya cukup jauh dan sulit dijangkau, untuk menuju curug Cikantek ini kami harus melalui semak belukar, menyebrangi sungai serta menyusuri sungai dengan batu-batuannya yang licin. Lama perjalanan sekitar 1 jam untuk menuju curug ini dan semua rasa lelah yang kami rasakan seakan sirna saat kami tiba du curug Cikantek ini. Kami sangat takjub dengan ketinggiannya dan debit airnya yang besar, juga karena kejernihan airnya yang sangat indah. Cukup lama kami berada di curug Cikantek ini sambil menikmati bekal yang kami bawa sebelumnya.

curug sodong Karena hari sudah menjelang sore maka kami memutuskan untuk kembali menuju perkampungan penduduk dan dalam perjalanan pulang ini kami sempatkan mampir di curug Sodong yang juga terkenal dengan keindahahnnya. Rute yang kami tempuh tidak jauh berbeda saat kami menuju curug Cikantek tadi, tetap dengan menembus semak belukar dan jalanan yg licin serta medan yang berat membuat kami cukup kelelahan. Sesampainya di curug Sodong kami beristirahat sejenak dan tentu saja juga kami sempatkan untuk berfoto-foto di curug Sodong ini.

Setelah semua selesai kami kembali ke desa Cikanteh dan tiba pada pukul 18:00, setelah tiba di desa Cikanteh kami beristirahat sejenak dirumah penduduk. Dan sekitar pukul 18:30 malam kami meninggalkan desa Cikanteh untuk kembali menuju Jakarta dengan melalui Pelabuhan Ratu dan tiba di Jakarta pada pukul 03:00 dini hari. Hahaha…. sungguh perjalanan yang melelahkan dan menyenangkan, lain kali kami akan kembali ke tempat-tempat ini untuk menikmati keindahannya.

pantai cibuaya Terima kasih kepada : Harun, Cath, Umro, guide di ujung genteng dan masyarakat di desa Cikanteh.