Di pagi yang hening ini…
Pengharapan itu sepertinya tidak muncul lagi
Tetap saja sama seperti yang hari-hari yang lalu
Hanya semerbak wangi bunga yang tetap menyapa aku

Kubuka jendela kayu itu…
Tampak beberapa kuntum bunga bermekaran
Dan seperti biasa kumbang-kumbang pun berdatangan di sekitarnya
Ingin kupetik setangkai bunga itu dan kusematkan dalam relung hati ini

Mengapa kita tak saling menyadari…
Atau biarkan waktu saja yang akan menerangkan semua logika ini
Membiarkan hati yang murni ini mencari jalannya sendiri
Mungkinkah akan ada suatu petunjuk dari hamparan bunga-bunga tersebut

Keraguan membatasi semua batas hening jiwa dan tinggalkan satu sisi kesunyian panjang
Namun apakah aku harus menanti lagi semua rasa yang pernah tercipta
Mungkin seharusnya aku sama seperti kumbang-kumbang yang tetap memujanya
Hingga semua wangi bunga itu mampu memeluk dan menjamah hati mereka

Kupandangi raut wajah lugu itu…
Apakah semua harus berlabuh disini, hingga hati ini akan dapat kembali terpaut
Sepertinya pencarian ini akan berakhir dan hati ini kembali dapat mencintai
Mari adinda sebaiknya kita petik bunga itu sebelum layu….