Ku bangun dari tidurku…

Oh….!!

Tempat apakah ini..?

Sangat kotor dan berlumpur hitam serta pekat entah kata-kata apalagi yang sanggup aku tulis untuk suasana tempat ini. Aku tak harus tinggal di tempat ini harus ku lewati jalan itu, ya jalan yang menyerupai goa dan gelap seakan tak berujung ini harus tetap ku lewati.

Dan apakah ini…? Oh sebuah tangga yang menuju ke atas tapi apakah aku harus naik ke atas melalui tangga ini..? Sebaiknya aku coba untuk melewatinya dimana di ujungnya terdapat pintu yang sangat berat, aku buka  dengan sisa-sisa tenaga yang ku punya. 1… 2…3…. dan akhirnya terbuka juga pintu itu segera ku melompat keluar melalui pintu itu.

Sungguh suasana indah dan sangat damai setelah keluar dari pintu itu, angin berhembus dengan sejuk, burung-burung berterbangan di pucuk-pucuk pepohonan, Aku berjalan melintasi jalan ini dan kulihat seorang gadis kecil berlari-lari di halaman rumahnya sambil tertawa riang juga beberapa kupu-kupu yang bercanda di antara bunga-bunga. Oh sungguh damai hati ini melihat semua keindahan itu…

Prak…!! Bruk…!! Astaga suara apakah itu…? Sepertinya tepat berada di belakang kepalaku dan saat kulihat, tampak suasana yang mengerikan sedang terjadi. Seperti apa yang kulihat saat ini bencana yang sedang menghancurkan semua keindahan yang kulihat tadi hingga semua tampak bergulung-gulung bagai ombak lautan yang ganas. Dan semakin lama semakin mendekati diriku “Harus ku tinggalkan tempat ini…”

Maka segera aku tinggalkan tempat  ini semakin cepat dan  berusaha untuk lari dengan sangat kencang meninggalkan bencana itu terus aku berlari melalui jalan setapak ini dan sampailah ku di persimpangan, dan aku pilih untuk melalui salah satu jalan itu. Aku kembali berlari kembali dan samar-samar tampak bayangan seseorang yang berdiri tepat di tengah-tengah jalan, semakin lama semakin jelas sosok orang tersebut.

Aku sapa orang tersebut dan bertanya namun mendadak ia mengeluarkan sesuatu dari balik jaket berwarna hitam dan diarahkan kepadaku lalu

Dor…..!!!

Ku bangun dari mimpi….