segara anakan - sempu

Segara Anakan - Pulau Sempu

Pulau Sempu, ya pulau Sempu di Malang Jawa Timur adalah tujuan perjalananku kali ini. Setelah cukup mendapatkan data  tentang pulau ini maka pada tanggal 28 Juli 09, aku, Novel dan Erwin sudah bersiap di stasiun senen untuk menunggu kereta ekonomi matarmaja yang akan mengantar kami menuju malang. Tepat pukul 14:00 kereta berangkat menuju Malang dan kereta ini tampak tidak berubah dari dulu tetap saja dipenuhi penumpang dan pedagang asongan serta pengamen malah sekarang lebih lengkap dengan adanya tukang pijat keliling hahaha…. Setelah menempuh 20 jam perjalanan kami tiba di kota Malang pada pukul 10.00 pagi dan Indra ternyata sudah menunggu disana. Setelah beristirahat sejenak di kostan Indra di daerah Tidar dan membeli perlengkapan logistik kami segera melanjutkan perjalanan menuju pulau Sempu. Dengan tujuan utama terminal Gadang lalu lanjut ke pasar Turen. Catatan : untuk di pasar Turen ini sebaiknya tidak lebih dari jam 1 siang bila ingin cepat sampai di sendang biru karena bila terlalu sore angkotnya sangat lama berangkatnya. Setelah dari pasar Turen kami menuju Sendang biru dan tiba di desa ini pada pukul 18:45.

“>Pulau sempu ini ternyata merupakan cagar alam dan sebenarnya tidak di peruntukan untuk wisata dan hanya untuk tempat penelitian dan konservasi alam saja. Ini aku lampirkan beberapa syarat2 untuk menuju pulau sempu.

peraturan sempu

peraturan sempu

Setelah mengurus perizinan selesai kami menginap di rumah nelayan setempat dan memutuskan untuk menyeberang ke pulau Sempu esok pagi.

Pukul 08:30 kami sudah siap di kapal nelayan yang akan mengantar kami ke pulau Sempu, kurang dari 15 menit kami telah tiba di Waru2 sebagai tempat tujuan kita pertama dari sini kita treeking kurang lebih 1 jam perjalanan dan tiba di danau Telogo lele, jalur yang kita lalui ternyata banyak yang hilang dikarenakan banyak pohon yang tumbang dan tertutup belukar mungkin karena sangat jarang orang yang datang ke tempat ini kecuali untuk penelitian dan konservasi alam. Ditelogo Lele ini masih banyak terdapat binatang buas seperti babi hutan, burung rangkong, biawak dan ular yang sempat kami temui di tempat ini.

Sendang Biru

Sendang Biru

Waru-Waru

Waru-Waru

Telogo Lele

Telogo Lele


Tujuan berikutnya adalah Sagara Anakan, kita kembali menaiki kapal dari Waru2 dan menuju Teluk semut, kurang lebih 15 menit perjalanan dengan menggunakan kapal kami tiba di Teluk semut tersebut dengan pemandangan hutan bakau disekitarnya. Dari Teluk semut kita treeking kurang lebih 1 jam perjalanan dan entah sudah berapa bukit yang kami lewati, setelah itu akhirnya kami tiba di Segara Anakan dan kami memutuskan untuk bermalam di pantai ini. Di Segara Anakan ini pemandangan laut sangat indah terutama saat pagi dan sore hari, juga tampak beberapa buah coral yang cukup menarik di tempat ini. Berikut aku tampilkan beberapa buah foto disana.

Teluk Semut

Teluk Semut

Segara Anakan

Segara Anakan

Segara Anakan

Segara Anakan

View Laut Selatan

View Laut Selatan

Sunset

Sunset

Segara Anakan

Segara Anakan

Desa nelayan

Desa nelayan

Esok harinya kami membatalkan rencana pergi ke Pasir Panjang karena kami lebih memilih untuk mengexplore desa nelayan di Sendang Biru. Jumat sore kami sudah kembali tiba di Sendang Biru dan berjalan jalan disekitar desa nelayan tersebut. Malamnya kami kembali menginap di salah satu rumah nelayan di desa tersebut dan berbeda tempat dari malam kita pertama menginap. Sungguh nyaman berada di desa nelayan ini dengan ketenangan malam dan pemandangan puluhan kapal yang bersandar di sekitarnya, juga gemerlap bintang  menambah damainya malam ini.

Esok paginya kami menuju ke TPI (Tempat Pelelangan Ikan) di Sendang Biru dan melihat ramainya aktifitas nelayan di pagi hari yang cukup ramai karena baru pulang dari laut dengan membawa hasil tangkapannya. Disini tampak berbagai macam kapal tengah merapat dan tampak pula berbagai macam kapal tradisional berada disini.

TPI

TPI

TPI

TPI

Kapal tradisional

kapal tradisional

Siang harinya kami kembali menuju Malang dan menginap semalam di kostan Indra dan esok minggunya kami kembali ke jakarta dengan menggunakan bis malam, begitulah cerita perjalanan kali ini ke pulau Sempu dan Sendang Biru.

~ Salam ~

Segara Anakan

Segara Anakan


Terima kasih kepada :

  • Indra, Novel dan Erwin atas foto fotonya
  • Masyarakat nelayan di Sendang Biru
  • Pihak pengelola cagar alam pulau Sempu
  • Teman teman di Gambuta

Daftar Harga yang aku dapat :

  • KA Ekonomi Matarmaja : 51.000,-
  • Angkot TA, GA, :2.500,-
  • Bis (terminal Gadang – pasar Turen) : 4000,-
  • Angkot ( Pasar Turen – Sendang Biru ) :12.000,-
  • Tiket masuk Sempu : 3.500,-
  • Registrasi di kantor pengelola Sempu : sukarela
  • Bis malam Super Executive (Malang – jakarta ) : 250.000,-
  • Catatan : Harga sewaktu2 dapat mengalami perubahan.

~ Selamat Traveling ~