Minggu kemarin aku dan beberapa rekan2 IBP Jakarta, melakukan wisata ke beberapa museum di daerah kota tua. Rencana yang semula dijadwalkan berkumpul di terowongan busway stasiun kota pada pukul 07:00 pagi ternyata molor hingga pukul 08:00 pagi, hahaha…. termasuk aku wong jam 07:00 pagi saja aku baru berangkat…. hehehe…

Setelah beberapa rekan berkumpul pada pukul 09:00 kami mengunjungi Museum Bank Mandiri, museum yang di bangun pada jaman pemerintahan belanda ini tetap tegar berdiri dengan dinding2nya yang tetap kokoh seakan tidak lapuk dimakan usia. Setelah melihat2 daerah di lobby utama kami sempat menyusuri beberapa tempat di lantai 2 dan 3, namun menurutku tempat paling menarik justru di basement dimana tempat ini difungsikan sebagai tempat penyimpanan uang dan barang2 berharga pada masa itu termasuk emas dan dokumen2 penting. Hal ini dapat dilihat dari bentuk2 tempat penyimpanan / brankas kuno tersebut.

Lobby utama

Lobby utama

pintu brankas

pintu brankas

mozaik

mozaik

Setelah selesai melihat2 di museum Bank Mandiri kami pada pukul 10:00 melanjutkan perjalanan ke Museum Bank Indonesia, di museum ini dipamerkan beberapa koleksi mata uang dan benda2 yang berhubungan dengan perdagangan juga sejarah cara atau sistem pembayaran pada masa itu. Sayang pada hari ini banyak bagian museum yang sedang dalam tahap renovasi sehingga tidak lama kami berada disana.

hal. belakang

hal. belakang

mozaik

mozaik

mozaik

mozaik

Setelah beristirahat sebentar sambil makan tahu gejrot di sekitar kota tua dan minum2 pelepas dahaga pada pukul 11:30 kami kembali meneruskan perjalanan ke Museum Fatahillah, Museum ini juga menarik karena bentuknya yang masih sangat kokoh lengkap dengan beberapa barang2 koleksinya serta penjara bawah tanahnya. Bangunan ini dahulunya difungsikan sebagai kantor gubernur pada masa pemerintahan kolonial belanda.

rekan2 IBP

rekan2 IBP

museum fatahillah

museum fatahillah

jembatan kota intan

jembatan kota intan

Setelah dari Museum Fatahillah, pada pukul 14:00 kami melanjutkan perjalanan ke Jembatan Kota Intan, lokasi jembatan ini dekat dengan hotel batavia. Jembatan buatan belanda ini masih tampak kokoh walau sudah tidak difungsikan lagi. Hal ini untuk menghindari kerusakan bila jembatan ini tetap difungsikan dan untuk tetap menjaga salah satu peninggalan sejarah.

menara syahbandar

menara syahbandar

Pukul 14:30 kami melanjutkan perjalanan ke museum bahari, dan sebelumnya kami sempat manpir di Menara Syahbandar. Menara ini merupakan satu bagian dari museum bahari, dahulunya menara ini difungsikan sebagai pertahanan dan menara pengawas bagi lalu lintas perdagangan, hal ini dapat di lihat dari posisi beberapa meriam kuno yang mengarah ke laut. Dimenara ini rekan2 IBP sempat menaiki ke puncaknya dan berfoto2 disana, sedangkan aku lebih banyak mengobrol dengan penjaga menara Syahbandar tersebut di bawah.

Pada pukul 15:30 kami tiba di Museum Bahari tempat dimana koleksi barang2 kuno tersebut disimpan. Bangunan ini juga nanpak kokoh walau sudah sangat berumur namun pada beberapa bagian bangunan ini nanpaknya banyak yang kurang diperhatikan seperti lampu2 yang mati pada beberapa ruang koleksinya, juga keterangan atau literatur benda2 tersebut banyak yang hilang. Di museum ini koleksi2 tentang benda2 yang berhubungan dengan kelautan cukup lengkap termasuk beberapa buat kapal dari kepulauan nusantara ini terdapat di museum ini. Dan juga museum ini dahulunya diperuntukan sebagai gudang penyimpanan hasil bumi seperti rempah2 sebelum di export ke belanda.

museum bahari

museum bahari

museum bahari

museum bahari

tetap kokoh

tetap kokoh

tempoe dulu

tempoe dulu

Setelah setelah selesai mengelilingi Museum Bahari ini kami beristirahat sejenak di warung makan sambil menyantap beberapa makanan…. hahaha.. sebenarnya perut sudah lapar…… Dan setelah selesai kami melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Sunda Kelapa sebagai tempat terakhir yang kami kunjungi pada hari minggu tersebut. Pukul 17:00 kami tiba di Pelabuhan Sunda Kelapa, tampak beberapa aktivitas bongkar muat barang yang masih berlangsung dan sebagian besar kapal2 tersebut sudah berjajar rapi menunggu proses bongkat muat pada esok hari. Kami sempat ditawari mengelilingi pelabuhan dengan mengunakan perahu kecil dengan biaya perorang 5000.- namun dikarenakan sudah terlalu sore kami membatalkan menyewa perahu tersebut, mungkin lain kali bila waktu memungkinkan kami akan menaiki perahu2 tersebut untuk mengelilingi Pelabuhan Sunda Kelapa ini.

pelabuhan sunda kelapa

pelabuhan sunda kelapa

bongkar muat

bongkar muat

bersandar

bersandar

Pada pukul 17:45 kami meninggalkan Pelabuhan Sunda Kelapa untuk pulang kerumah kami masing2 dengan membawa berbagai macam pengalaman di kota tua ini…. hehehe….. Dan kami kembali menuju stasiun kota untuk kemudian berpencar baik mengunakan kereta atau kendaraan umum dan kembali ke rumah kami masing2….sekian dulu ya, jalan2nya sampai bertemu di trip selanjutnya…..

Salam….