“Kisah pohon tua”
“Ah ia hanya sebatang pohon tua”, begitulah mereka menyebutku sambil berlalu. Tidak seperti dahulu saat aku masih muda dan gagah, mereka pasti mampir untuk beristirahat dan berteduh di bawah tubuhku.
Namun saat ini aku sudah tidak dapat lagi melindungi mereka, ranting-ranting di tubuhku sudah mengering dan daun-daunku sudah tak dapat menangkap butir-butir hujan yang turun dari langit.
Burung burung pun tak mau lagi bersarang dan berkicau di tubuhku, kadang mereka hanya hinggap untuk sesaat dan kemudian kembali terbang ke pohon yang lebih rindang untuk bercanda.
Ingin kurasakan lagi saat saat matahari muncul dari timur untuk menghangatkan tubuhku namun saat ini sinar-sinar itu seakan membakar seluruh kulitku hingga terkelupas. Kakiku pun tak lagi mampu berpijak dengan kuat entah sampai kapan aku mampu bertahan.
Tapi biarlah, aku akan tetap tersenyum saat mereka kembali lewat, mungkin saja ada tangan tangan terampil yang dapat memanfatkan tubuh ini entah sebagai hiasan ataupun sebagai kayu bakar. Tetapi paling tidak aku masih dapat bermanfaat bagi mereka.

































i miss my parents..
9ambarannya seperti mreka,ketika suda tua anak2na per9i menin99alkannya
but i never leave them..
thx han..
habis manis sepah dibuang dong…
Pohon tua yg bijaksana
Lama tak bersua
Saya baru jd blogger lg nih
Wew, lama tak jumpa ternyata sekarang jadi makin puitis banget yaaa =D
Apa kabar bro ?
apa kabar Om..??
lama tak mampir kesini
hmm pohon tua itu sudah menjalankan tugas nya dan kini bersiap menanti tangan-tanga yang kreatif untuk menjadikannya hiasan *bener ga Om ??*
SObat, aku senang bisa kembali menyapamu
Pohon tua sudah melaksanakan tugasnya di masa lalu. Benihnya sudah tersebar kemana-mana. Trenyuh juga melihat nasibnya… tapi itulah cakramanggilingan… putaran roda.
Salam.
Kali ini filosofi pohon tua,
mas han bisa baca pikiran pohon ya???
lama juga g mampir kesini, baru s4 ni .
Apa kbr?
-_- nice …..
pohon tua…filosofinya keren…
kunjung balik yah…
salam kenal…
walaupun menderita..
asalkan bisa bermakna..
sungguh pohon yang bijaksana..
Han …
Postingan ini begitu menyentuh …
Saya merasa seperti pohon tua itu …
Thanks Han …
semoga bisa memetik hikmahnya… manusia juga akan mengalami masa lanjut usia… semoga bisa mengisi usia dengan hal yang bermanfaat…
sedj
malam
blue suka postinganmu ini
salam hangat selalu
salam kenal