Home > celoteh > “Kisah pohon tua”

“Kisah pohon tua”

"kisah pohon tua"

“Ah ia hanya sebatang pohon tua”, begitulah mereka menyebutku sambil berlalu. Tidak seperti dahulu saat aku masih muda dan gagah, mereka pasti mampir untuk beristirahat dan berteduh di bawah tubuhku.

Namun saat ini aku sudah tidak dapat lagi melindungi mereka, ranting-ranting di tubuhku sudah mengering dan daun-daunku sudah tak dapat menangkap butir-butir hujan yang turun dari langit.

Burung burung pun tak mau lagi bersarang dan berkicau di tubuhku, kadang mereka hanya hinggap untuk sesaat dan kemudian kembali terbang ke pohon yang lebih rindang untuk bercanda.

Ingin kurasakan lagi saat saat matahari muncul dari timur untuk menghangatkan tubuhku namun saat ini sinar-sinar itu seakan membakar seluruh kulitku hingga terkelupas. Kakiku pun tak lagi mampu berpijak dengan kuat entah sampai kapan aku mampu bertahan.

Tapi biarlah, aku akan tetap tersenyum saat mereka kembali lewat, mungkin saja ada tangan tangan terampil yang dapat memanfatkan tubuh ini entah sebagai hiasan ataupun sebagai kayu bakar. Tetapi paling tidak aku masih dapat bermanfaat bagi mereka.

Categories: celoteh Tags:
  1. harumhutan
    November 5, 2009 at 10:21 am | #1

    i miss my parents.. :)
    9ambarannya seperti mreka,ketika suda tua anak2na per9i menin99alkannya :(

    but i never leave them.. :)

    thx han..

    Han2 : Ya banyak juga kisah seperti itu, namun keluargamu pasti akan bangga karena tau kamu tidak pernah meninggalkan mereka…. :)

  2. November 6, 2009 at 1:56 am | #2

    habis manis sepah dibuang dong…

    Han2 : Yup, kenyataannya banyak yang seperti itu…..

  3. November 7, 2009 at 12:52 pm | #3

    Pohon tua yg bijaksana

    Lama tak bersua
    Saya baru jd blogger lg nih :D

    Han2 : Hallo Achoey, selamat datang kembali…. :mrgreen:

  4. November 7, 2009 at 5:46 pm | #4

    Wew, lama tak jumpa ternyata sekarang jadi makin puitis banget yaaa =D
    Apa kabar bro ?

    Han2 : Baik-baik saja kabarnya.
    Hahaha engga juga kok, hanya kebetulan saja kata-kata ini yang muncul di kepala… :mrgreen:

  5. November 7, 2009 at 8:52 pm | #5

    apa kabar Om..?? :D lama tak mampir kesini

    hmm pohon tua itu sudah menjalankan tugas nya dan kini bersiap menanti tangan-tanga yang kreatif untuk menjadikannya hiasan *bener ga Om ??*

    Han2 : Oh kabarnya baik Hariez…
    Benar juga, paling tidak ada yang masih bisa digunakan pada tubuhnya… :)

  6. November 8, 2009 at 11:58 am | #6

    SObat, aku senang bisa kembali menyapamu :)

  7. November 8, 2009 at 5:17 pm | #7

    Pohon tua sudah melaksanakan tugasnya di masa lalu. Benihnya sudah tersebar kemana-mana. Trenyuh juga melihat nasibnya… tapi itulah cakramanggilingan… putaran roda.
    Salam.

    Han2 : Benar juga Mas Wardoyo, terima kasih sudah mampir dirumahku….

  8. November 9, 2009 at 12:59 pm | #8

    Kali ini filosofi pohon tua,
    mas han bisa baca pikiran pohon ya??? :mrgreen:

    lama juga g mampir kesini, baru s4 ni .
    Apa kbr?

    Han2 : hallo Anla, kabar baik kok… :)
    ini sih bukan baca pikiran pohon namun hanya kiasan saja hehehe…..

  9. November 10, 2009 at 2:45 am | #9

    -_- nice …..

    Han2 : Hallo Zhoya, apa kabar…. :mrgreen:

  10. November 13, 2009 at 8:13 pm | #10

    pohon tua…filosofinya keren…
    kunjung balik yah…
    salam kenal…

    Han2 : Hallo Incekrajo, Salam kenal…

    Terima kasih sudah mampir di rumahku, di tunggu kunjungan baliknya ya….. :)

  11. November 13, 2009 at 10:10 pm | #11

    walaupun menderita..
    asalkan bisa bermakna..

    sungguh pohon yang bijaksana..

    Han2 : Memang kadang banyak istilah yang tua yang terlupakan, walau sebenarnya mereka masih bisa berkarya…

  12. November 17, 2009 at 4:43 pm | #12

    Han …
    Postingan ini begitu menyentuh …
    Saya merasa seperti pohon tua itu …

    Thanks Han …

    Han2 : Terima kasih juga Om, memang sebenarnya sampai kapan pun kita masih bisa menjadi sesuatu yang berguna tanpa mengenal batasan umur dan waktu. Dan kita paling tidak dapat memberikan suatu arti tentang “Apa yang dapat kita beri bagi orang lain…”

  13. sedjatee
    November 19, 2009 at 12:36 pm | #13

    semoga bisa memetik hikmahnya… manusia juga akan mengalami masa lanjut usia… semoga bisa mengisi usia dengan hal yang bermanfaat…

    sedj

    Han2 : Betul, karena semua perjalanan hidup itu pasti mempunyai hikmahnya sendiri-sendiri

  14. November 22, 2009 at 10:50 pm | #14

    malam
    blue suka postinganmu ini
    salam hangat selalu

    Han2 : Malam Blue, salam hangat juga… :)

  15. November 23, 2009 at 9:59 am | #15

    salam kenal

    Han2 : Hallo Anam salam kenal juga, terima kasih sudah berkunjung ke rumahku… :)

  1. No trackbacks yet.