Gili Meno
Perjalanan yang akan kutulis kali ini mungkin perjalanan terpanjang yang pernah aku lakukan di tahun ini (16 – 29 September 2009), maka aku membaginya dalam beberapa bagian, seperti :
- Gili Meno
- Pantai Kuta lombok, Pantai Mawon, Pantai Mawi & Tanjung Aan
- Gunung Rinjani
- Pantai Kuta Bali, Pantai sanur, Uluwatu & Tanah Lot
Chapter 1
Gili Meno
Tanggal 16 September 2009 perjalanan ini dimulai, dengan mengunakan penerbangan air asia tujuan bali aku dan Angel berangkat terlebih dahulu dan disusul kemudian pada esok harinya dengan kedatangan teman-teman lain yaitu Dini, Novian, Tyas & Zul. Setelah semua persiapan menuju Gili Meno siap kami pada tanggal 18 September 2009 bertolak ke lombok dengan menggunakan jalan darat yaitu melalui pelabuhan padang bai bali menuju pelabuhan lembar di lombok. Lama perjalanan menggunakan kapal feri ini ditempuh selama 4 jam.
Sekitar pukul 14:30 kami tiba di lembar (pelabuhan Lombok) dan meneruskan perjalanan menuju Bangsal dengan menyewa kendaraan. Di Bangsal ini terdapat sebuah pelabuhan kecil yang digunakan untuk menyewa transportasi (perahu) untuk menuju ke Gili Air, Gili Meno dan Gili Trawangan.
Pukul 15:25 kami mulai menaiki perahu nelayan menuju ke Gili Meno namun sebelumnya mampir dulu ke Gili Air karena ada beberapa orang penduduk yang akan turun di pulau tersebut. Dan sekitar pukul 18:00 sore kami tiba di Gili Meno.
Setibanya di Gili Meno sambil mencari – cari penginapan murah kami sempat makan di sebuah warung sederhana, lumayanlah untuk menganjal perut kami yang sudah lapar. Tak lama kami menemukan penginapan yang cukup purah dan dapat menampung kami semua sekaligus. Penginapan yang kami sewa bernama ” Ko – Uchi ” kepunyaan seseorang warga negara jepang.
Selama berada di warung makan tadi kami juga sempat berkenalan dengan pak Densi, beliau menceritakan sejarah tentang Gili Air, Gili Meno dan Gili Trawangan ini. Awal mulanya Gili Meno sendiri dibuka pada tahun 1967 dan pada tahun 1991 baru penduduk mulai berdatangan untuk menempati kepulauan-kepulauan ini. Sebagian besar penduduk yang datang berasal dari Sulawesi (Makasar). Gili Meno sendiri di tempati oleh sekitar 100 kepala keluarga dengan jumlah prakiraan total penduduknya sekitar 500 jiwa. Gili Meno sendiri juga merupakan pulau terbesar dibandingkan dengan Gili Air dan Gili Trawangan serta Gili Meno juga mempunyai kondisi tanah dan air yang paling baik.
Fasilitas – fasilitas wisata yang terdapat di Gili Meno antara lain : Pantai, Penginapan, Rumah makan, Danau air payau, Penangkaran penyu hijau serta Penangkaran burung yang dihuni kurang lebih sekitar 350 ekor burung dengan tiket masuk ke penangkaran ini 50.000 rupiah.
Tanggal 19 September 2009 pagi, teman – teman sudah mulai bangun pagi – pagi sekali untuk memulai hunting foto dan berjalan – jalan di sekitar pantai, siang harinya kami mulai mengelilingi Gili Meno dari mulai danau hingga berjalan menyusuri pantai dan hampir mengelilingi pulau tersebut. Di hari ini ada juga beberapa teman yang sempat menyeberang ke Gili Trawangan untuk melihat – lihat keadaan disana. Malamnya kami beristirahat di warung makan dan bercanda dengan anak – anak kecil disana hingga larut, setelah cukup lelah kami kembali ke penginapan untuk beristirahat karena esok hari kami harus kembali meneruskan perjalanan menuju Kuta Lombok.
Bila anda ingin berlibur dengan fasilitas penginapan, tempat makan yang lebih bervariasi serta berlibur degan suasana ramai anda sebaiknya mengunjungi Gili Trawangan namun jika anda menginginkan tempat yang lebih privacy atau ingin lebih berinteraksi dengan penduduknya pilihlah Gili Meno…. Selamat berlibur……
Harga – harga yang sempat aku catat :
- Travel Kuta Bali – Gili Meno perorang : 135.000
- Penginapan Ko – Uchi perhari : 150.000,-
- Tiket kapal antar pulau perorang : 20.000,-
Terima kasih kepada :
- Pak Densi dan keluarga di Gili Meno
- Novian, Zul, Tyas, Angel dan Dini atas foto – fotonya.
Bersambung ke chapter 2 : Pantai Kuta lombok, Pantai Mawon, Pantai Mawi & Tanjung Aan.







































han han…jalan jalan terusss neehh
senan9nyaaaaaaaa……
**kapan bisa nyampe lombok yaa
whuaaa… mantaapppp trekingnya, bikin ngiri bgt. ditunggu terus artikelnya. eh, btw upload dong sekali2 tamiyanya, biar rame aja, hehehee….
wahh…wah….
seru gag??
seru gag???
Wih..senengnya…
jadi pengen neh…cek tabungan dulu ah…
hehe….
wuenak…
hm… Indahnya………….
hhmm musti nabung lagi nih..kurang ternyata hahahaha
om han, tanggalnya salah bukan ya?!
xixixi, yg bnr itu bukannya Bulan September ya…(^o^)v
sama-sama om, dimaklumi kok..wkwkwkw
keren ne blog…..
kapan2 mapir jg ya di blog gwe….
juli kemarin saya hampir mau ke Gili Trawangan. tapi ngga jadi gara-gara lebih milih muter2 bali dulu.. januari ini ada rencana sih mau nebeng temen touring ke lombok. mudah2an jadi.. hehe..