Minggu tanggal 19 Juli 2009 pukul 07:00 pagi, Aku, Dono dan Novian sudah berada di terminal bis kampung rambutan. Rencana trip kami kali ini menuju ke gunung Halimun yang termasuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS). Rute pertama kami menaiki bis jurusan Jakarta – Sukabumi dan turun di Parung Kuda (pasar), pada pukul 10:30 kami tiba di Parung Kuda dan berpindah kendaraan dengan menaiki elf (jurusan Parung Kuda – Cipetey) untuk menuju pos pendaftaran TNGHS di Kabandungan.
Setelah melalui perjalanan selama satu setengah jam kami tiba di pos TNGHS Kabandungan dan segera melakukan pendaftaran dan kami diterima oleh pak Yusdi setelah proses pendaftaran selesai kami menyempatkan diri untuk makan siang di warung makan di sekitar pos TNGHS tersebut. Setelah makan kami melanjutkan perjalanan ke stasiun penelitian TNGHS di Cikaniki, untuk mencapai stasiun penelitian TNGHS di Cikaniki yang masih berjarak 20 km dapat mempergunakan elf (carter), ojek , atau kalau mau lebih irit dapat jalan kaki dengan waktu kurang lebih 4 – 5 jam perjalanan. Setelah berembuk kami sepakat untuk menggunakan jasa ojek saja dan menuju stasiun penelitian TGNHS di Cikaniki. (Catatan : untuk mencapai pos TNGHS di Cikaniki jalan yang di tempuh rusak parah (off road) dan berbatu, disarankan tidak menggunakan kendaraan jenis sedan)
Setelah kurang lebih 2 jam berkendaraan dengan ojek pada pukul 14:00 kami tiba di stasiun penelitian TNGHS Cikaniki, di pos ini juga terdapat beberapa penginapan yang kita sewa (milik taman nasional). Setelah proses pendataan selesai kami melanjutkan perjalanan dengan kembali menggunakan jasa ojek untuk menuju desa Citalahab.
Sekitar pukul 16:00 kami memasuki perbatasan desa Citalahab, desa Citalahab ini berada di kecamatan Manggung – kab. Bogor. Lokasi desa ini berada di tenggah2 perkebunan teh (perkebunan teh Nirmala), dengan mayoritas kegiatan para penduduknya sebagai petani teh di perkebunan tersebut. Kurang lebih hanya terdapat 17 rumah saja yang ada di desa ini.
Setelah tiba di desa Citalahab kami di terima oleh pak Suryana, setelah menentukan lokasi penginapan kami segera beristirahat karena nanti sekitar pukul 7 malam kami berencana menuju canopy trail untuk melihat jamur. Namun pada malam hari hujan turun dan terpaksa kami membatalkan untuk menuju canopy trail tersebut karena bila turun hujan jamur2 tersebut tidak akan menyala.
Minggu pada pukul 05:30 pagi kami bergegas menuju bukit tertinggi di perkebunan teh Nirmala untuk mengabadikan momen sunrise, namun setelah menunggu hingga pukul 06 : 30 kabut tetap menyelimuti kawasan tersebut hingga padahal bila suasana cerah kami dapat melihat gunung salak, gede dan pangrango.
Pukul 07:00 kami melanjutkan perjalanan menuju curuk macan dengan lama perjalanan 1 jam, lokasi curug macan ini sebenarnya lebih dekat dari stasiun penelitian TNGHS di Cikaniki, curug macan ini tidak tinggi paling hanya sekitar 8 meter saja. Setelah selesai berfoto foto di curug macan kami melanjutkan perjalanan menuju canopy trail dengan rute kembali melalui stasiun penelitian TNGHS di Cikaniki.
Setelah tiba di canopy trail kami segera mengambil beberapa buah foto dan setelah itu kembali melanjutkan perjalanan menuju desa citalahab dengan mengambil rute perbukitan di dalam hutan tersebut.
Didalam hutan ini kami banyak menjumpai berbagai macam jenis burung dan spesies tanaman langka juga beberapa buah anggrek liar yang berada di batang batang pohon besar. Tak lama kami berjalan kami juga menjumpai seekor lutung yang bergelantungan di pepohonan. Sebetulnya kami ingin melihat owa jawa namun karena berada di tenggah2 hutan (bukan dekat jalur) maka kami hanya mendengar suaranya saja di kejauhan.
Pukul 10:00 kami tiba kembali di home stay, tak lama setelah berbincang bincang dan makan siang kami berniat kembali ke Jakarta dengan melalui kota Bogor.
Pukul 13:00 setelah berpamitan dengan pak Suryana kami meninggalkan desa Citalahab menuju Cibeber, kembali kami menggunakan jasa ojek untuk menuju Cibeber ini namun dengan kondisi jalan yang lebih bersahabat setelah kurang lebih melalui 6 km perjalanan kami tiba di jalan aspal lumayanlah setelah cukp lelah juga kami melalui medan off road tersebut. Dari ujung aspal ini menuju Cibeber mungkin sekitar 20 km lagi dan memang lebih jauh dari pada rute kita berangkat kemarin namun dengan kondisi jalan yang beraspal.
Setelah tiba di Cibeber kami menaiki angkot (angkutan kota) untuk menuju ke Leuwilian – Bogor dan turun di pasar Leuwi Liang untuk kembali menyambung degan menggunakan angkot 05 menuju ke terminal Bubulak, setiba dari terminal Bubulak kami menyambung lagi dengan menaiki angkot 03 jurusan Baranang siang – Bogor. Setelah tiba di Bogor kami sempat makan terlebih dahulu karena perut yang sudah lapar hehe… Setelah selesai makan kami kembali ke Jakarta dengan menggunakan kereta AC Ekonomi.
— Sekian —
Berikut aku sertakan daftar harga transportasi selama perjalanan :
- Bis Jakarta – Parung Kuda (ekonomi) {2 jam}: 12.500 ,-
- Elf Parung Kuda – Cipetey (pos TNGHS) {1 jam 30 menit) : 12.000,-
- Pos TNGHS di Cipetey – pos TNGHS di Cikaniki / desa Citalahab :
- Sewa elf (2 jam) : 400.000,-
- Sewa ojek : 75.000,-
- Sewa ojek Citalahab – Cibeber {1 jam 30 menit} : 65.000,-
- Angkot Cibeber – Leuwi Liang {1 jam} : 10.000,-
- Angkot Leuwi Liang – Bubulak {30 menit} : 4000,-
- Angkot Bubulak – Baranang siang {30 menit} : 3000,-
- Kereta AC ekonomi Jakarta – Bogor {45 menit} : 4.500,-
Daftar harga selama disana :
- Tiket masuk TNGHS :
- Dengan asuransi : 4.500,-
- Tanpa asuransi : 2.000,-
- Sewa kamar (1 buah) : 50.000,-
- Guide lokal : 75.000,-
lain lain :
- extra bed : 15.000,-
- tenda : 20.000,-
- tenaga masak : 50.000,-
- porter : 50.000,-
- makan (katering) : 15.000,- s/d 17.500,-
Terima kasih kepada :
- Dono dan Novian atas foto fotonya.
- Pak Suryana di Citalahab.
- Pak Yusdi ( TNGHS ).
- Pihak Taman Nasional Gunung Halimun Salak.
— Selamat Traveling —


















































Jul 28, 2009 @ 22:18:48
wah padahal dr campung rambutan dekat banget dengan blue yah
coba mampir
heheh…..
salam hangat selalu
Jul 31, 2009 @ 13:16:17
keren… oh iya bang han edita twilightnya dulu banyak yang muji loch, bang han mana lagi ni desain gambar or komiknya?
Aug 03, 2009 @ 15:59:01
wew…keren sampe ada datar harganya
pkabar?
Aug 05, 2009 @ 09:33:41
pagi bang
blue datang……..karena kangen hehehe…
sehat selalu yah
salam hangat selalu
Aug 06, 2009 @ 09:05:49
aku uda kesanah han,maret lalu
tapi pake motor,wuiii..edyaann perjalananya dahsyat han !!
jauuuuuuuuuuu..ban9ed tapi mabteb viewna pas kebun teh
ech liaT jamur yan9 menyaLa nda dimalam hari? keren Loch ,…..
Aug 13, 2009 @ 13:10:56
citalahab – cibeber, ditulis lebih bersahabat!!! mohon info – bila jarak itu ditempuh dengan roda empat, misal mobil kijang, panther atau l300??? bisakah??
Sep 24, 2009 @ 15:44:38
Salam kenal bang.. artikel yg bagus, lengkap. Halaman blog ini terbaca di google setelah saya mencari informasi seputar TNGHS. Saya lihat anda menyukai kegiatan outdoor dan ini ada kesamaan dengan hobi saya, maupun dengan teman baik saya A.S Nugroho.
Artikel saya tentang panorama Gunung Bunder:
http://stephenlangitan.com/2009/09/24/panorama-gunung-bunder-jawa-barat/
Nov 13, 2009 @ 16:10:45
bro, mau nanya donk, punya no penginapan alias home stay di desa citalahab alias rumah pak suryana? thx b4
sy beserta bbrp teman ada rencana mau main ke halimun neh…kl ada no hp yg bisa dihubungi email aja yah,,,
Nov 22, 2009 @ 22:02:44
Matur nuwun bang han..
Saya dari kemarin nyari2 cara petualangan ke TNGHS. Info njenengan komplit, termasuk harga, yang sangat penting bagi kami2 yang kantong cekak.
sama seperti Pak Rusanto, mohon informasi tentang telepon yang bisa dihubungi.
sama kira2 habis totalnya berapa?
Matur nuwun..
Nov 22, 2009 @ 22:15:07
Mas Han..
Liputane Sampean lengkap banget. Jadi pengen kesana. Namun kantong tipis, kira2 habis total berapa ya?
Sama seperti Pak Rusanto, minta nomer yang bisa dihubungi.
Dobleh the backpacker
Nov 23, 2009 @ 08:42:29
Salam kenal bang Han2
Asyik nih, dulu pengen kesana tapi gara2 kurang informasi jadi cuma sampe gede pangrango. Asyik tuh pagi2 ngopi di kanopi trailn-nya
jadi pengen ngikut, masalahnya duitnya limit nih…
minta juga dong contact personnya.
Feb 01, 2010 @ 16:58:50
Halo Pak, saya ada rencana ke gunung halimun akhir bulan ini dengan menggunakan kendaraan pribadi (jip). bisa minta kontak untuk penginapannya atau utk guide tidak? terima kasih. blog bapak sangat membantu sekali
Feb 23, 2011 @ 09:47:02
Mar 20, 2011 @ 16:42:41
halo2, aduh asik bgt saya bacanya, jadi pengen cepet2 coba pegi, haha
gini, saya berniat bgt nih pegi ke sana bulan juni ini,
saya boleh minta info kompletnya ga?
kyk no contact homestay di sana gimana ya?
trus biaya tenda tuh nyewa ya? haha
Jun 20, 2012 @ 21:04:32
bos, itu jalan pulang dari citalahab ke cibeber bisa sewa elf gak?
soalnya kalo ojek gamuat hehe
Dec 13, 2012 @ 08:20:09
Mas, tq infonya akhir bulan ini saya ada rencana kesana nih, kalo boleh minta kontak personnya donk trims
Dec 25, 2012 @ 14:04:40
mnta no. pos TNGHS
Mar 08, 2013 @ 18:13:25
mas boleh minta no petugas TNGHS , mksh
Mar 26, 2013 @ 18:39:50
kalo menginap di cikaniki research station biaya butuh berapa ? apakah penginapan nya seperti resort? ,karena dari design nya sangat bagus dengan penggunaan kayu-kayu.soalnya saya pernah kesana tetapi menginap di guesthouse